THE COMMON RULE
(Aturan Umum yang Membebaskan)
(Aturan Umum yang Membebaskan)
PROMO DISKON 60% RH JANUARI 2026 - AGUSTUS 2026
Rp 85.000,00
ISBN : 9-786236-453513
Penulis : John Macarthur
Ukuran : 14 x 21 cm
Tebal : 236 hlm
Berat : 235 gr
Kertas : book paper
Kategori : Keluarga
Penerbit : Literatur Perkantas Jatim
Orang Kristen yang ingin bertumbuh dalam disiplin rohani
Orang yang sulit konsisten dalam doa, membaca Alkitab, atau saat teduh
Orang yang merasa terlalu banyak terdistraksi oleh HP, media sosial, dan kesibukan
Keluarga Kristen yang ingin membangun kebiasaan bersama
Pemimpin gereja, komunitas, atau organisasi yang ingin membangun budaya kehidupan yang sehat
Mahasiswa dan anak muda yang sedang membentuk pola hidup
Orang yang ingin mengubah kebiasaan, bukan sekadar mendapatkan motivasi sesaat
Earley membagi aturan ini menjadi dua kategori: empat kebiasaan harian dan empat kebiasaan mingguan.
Doa Bertelut (3 Kali Sehari): Menandai waktu pagi, siang, dan malam untuk menyadari kehadiran Tuhan di tengah kesibukan.
Makan Bersama (Satu Kali): Membangun komunitas dan koneksi nyata dengan orang lain di meja makan tanpa gangguan gawai.
Mematikan Ponsel (1 Jam): Memberikan ruang bagi pikiran untuk beristirahat dari arus informasi yang konstan.
Membaca Kitab Suci Sebelum Menatap Layar: Memastikan bahwa suara Tuhan adalah hal pertama yang didengar sebelum dunia (media sosial/email) masuk ke pikiran.
Sabat (Satu Hari Istirahat): Berhenti bekerja secara total untuk menikmati hasil jerih payah dan menyadari bahwa dunia tetap berputar tanpa kendali kita.
Percakapan Mendalam (1 Jam): Meluangkan waktu khusus untuk berbicara secara jujur dengan sahabat atau pasangan.
Membatasi Media Hiburan (Hanya Beberapa Jam): Menghindari konsumsi konten digital yang berlebihan agar pikiran tetap jernih.
Puasa (Satu Hari): Menahan diri dari makanan atau kebiasaan tertentu untuk mengingatkan diri bahwa manusia tidak hidup dari roti saja.
Di era digital tahun 2026, tantangan kesehatan mental dan adiksi layar semakin nyata. Buku ini menjadi oase karena beberapa alasan:
Melawan Kelelahan Digital: Memberikan strategi konkret untuk lepas dari jeratan algoritma media sosial.
Berbasis Praktik, Bukan Teori: Earley tidak hanya memberi motivasi, tapi memberikan jadwal yang bisa langsung diterapkan.
Keseimbangan Hidup: Fokus pada harmoni antara pekerjaan, spiritualitas, dan hubungan sosial.
Pendekatan yang Realistis: Earley mengakui bahwa kegagalan dalam menjalankan rutinitas itu manusiawi, yang penting adalah arah tujuannya.
"Aturan hidup tidak bertujuan untuk membuat kita menjadi orang yang 'benar', melainkan untuk membuat kita menjadi orang yang 'bebas'." — Justin Whitmel Earley